Di hari kedua ini kami memutuskan untuk sedikit lebih santai, kami bangun agak siangan supaya anak-anak sudah kembali fit sehabis perjalanan panjang. Tapi saking santainya, akhirnya kamipun ketinggalan free shuttle bus menuju Bandara Haneda, alhasil harus merasakan naik taxi juga di Jepang, yang tarifnya juga ngga murah. Jarak antara Hotel Keikyu Ex Inn Haneda ke Bandara Haneda itu hanya sekitar 4 km yang bisa ditempuh dengan waktu sekitar 10 menitan, namun kami harus membayar argo sebesar 1600 yen (Rp206.000an, 1 yen Rp129), lumayan kan haha. 

Kami kembali ke Bandara Haneda karena mau membeli JR Tokyo Wide Pass. Salah satu tempat untuk membeli JR Tokyo Wide Pass ini berada di JR East Travel Service Center di Bandara Haneda.  JR Tokyo Wide Pass ini bisa kita gunakan selama 3 hari berturut-turut sepuasnya dan mencakup seluruh jalur kereta JR (tidak termasuk kereta swasta), monorail (termasuk kereta shinkansen biasa) dan limited express train. Kalian bisa membeli JR Tokyo Wide Pass ini seharga 10.000 yen per orang (anak-anak di bawah 6 tahun tidak membayar ongkos kereta) hanya dengan menunjukkan paspor kita kepada petugas. Enaknya pass ini karena kita bisa menentukan sendiri kapan akan mulai menggunakannya. Pertimbanganku membeli pass ini karena aku pengen pergi ke Nikko dan merasakan naik shinkansen. Kalau menurut hitung-hitungan info jepang, ongkos ke Nikko dari Ueno dengan menggunakan Shinkansen menghabiskan 5.580 yen sekali jalan, maka kalau pulang pergi dari Nikko, kita sudah bisa balik modal dengan pass ini plus kita masih bisa menggunakan pass ini di dua hari lainnya, untung kan :). Penggunaan pass ini juga cukup mudah loh, kita tinggal menunjukkan pass ini kepada petugas ketika akan keluar dan masuk stasiun.

Setelah berhasil membeli JR Tokyo Wide Pass, kami menuju ke Akihabara untuk menitipkan koper dan tas. Sebenarnya apartemen kami ada di Akihabara juga, namun kami baru bisa check in setelah pukul 15.00, jadi kami memutuskan untuk menitipkan koper dan tas di stasiun saja, supaya ngga perlu bawa koper gede kesana kemari. Oh iya, untuk menuju Akihabara dari Bandara Haneda cukup naik monorail menuju Hamamtsucho, turun di Hamamatsucho pindah kereta JR jurusan Ueno kemudian turun di Akihabara (semua tercover JR Tokyo Wide Pass). Di stasiun Akihabara ini, terdapat loker dengan berbagai ukuran, dengan harga sewa yang berbeda-beda juga tergantung ukuran lokernya. Karena kami membawa koper 28" maka kami menyewa loker besar dengan harga sewa koper sehari sebesar 700 yen.

Dari Akihabara kami menuju Ueno, kami berencana akan mengunjungi Ueno Park, Ueno Zoo, dan Ameyoko Shopping Street. Setelah sampai di stasiun Ueno, kami naik ke lantai 3 menuju gerbang koen, ikuti petunjuk arah menuju park gate. Untuk mencapai Ueno Park dan Ueno Zoo, setelah keluar dari stasiun kalian cukup menyebrang jalan kemudian berjalan ke arah kanan, sedangkan untuk mencapai Ameyoko, setelah menyebrang jalan kalian harus berjalan ke arah kiri.

Karena kami pengen banget melihat panda, maka sebelum belanja di Ameyoko kami menuju ke Ueno Zoo terlebih dahulu, soalnya Ueno Zoo ini tutup pukul 17.00 dan waktu itu kami sampai di Ueno sudah pukul 13.00, jadi kami harus cepat supaya bisa puas main di Ueno Zoo. Namun ketika melewati Ueno Park, mbak Kinanti melihat ada taman bermain dan banyak anak kecil yang baru main perosotan di sana, akhirnya dia ngga mau kami ajak masuk zoo nya, katanya "disini aja bagus mah, ngga usah liat pandanya", ya sudahlah asal dia happy kami ikutin aja kepengenannya. Ueno Park ini memang salah satu tujuan wisata yang murah untuk keluarga, selain ada taman bermain anak, terdapat pula museum, kedai starbuck, dan kolam air mancur yang dipenuhi bunga tulip. Mbak kinanti bener-bener happy main di Ueno Park, dia puas lari-lari ngejar burung dan melihat air mancur.

Udah puas main di Ueno Park, kami menuju Ameyoko Shopping Street. Di ameyoko ini banyak sekali yang bisa kita beli, salah satunya adalah Jaket Sukajan yang tersohor itu. Tapi untuk bisa membelinya, kalian harus merogoh kocek agak dalam, karena harganya kisaran 16.000 sampai 25.000 yen, bagi yang punya budget lebih jaket ini worth it bangetlah untuk dibeli. Selain jaket, kalian bisa menemukan sepatu merek terkenal model terbaru namun dengan harga yang sangat murah, kami menemukan satu toko yang harganya benar-benar jauh dari harga toko di Indonesia, nama tokonya London Sports. Suami membeli sepatu adidas model terbaru yang di Neo Soho masih di harga 2 juta, ditoko itu hanya dijual 9.440 yen saja. Selain sepatu, di ameyoko ini kalian bisa membeli oleh-oleh seperti kosmetik, koyo, atau cemilan khas jepang seperti kitkat. Di ameyoko ini juga banyak terdapat restaurant kebab turki, jadi tidak susah menemukan makanan halal disana. Oh iya, jangan lupa cobain strawberry tusuk dan oyster kalau kalian mampir kesana ya.

Selesai belanja di Ameyoko kami menuju JR EAST Travel Service Center di stasiun ueno untuk melakukan reservasi Tohoku Shinkansen menuju Nikko. Setelah itu, kami kembali ke stasiun akihabara untuk mengambil koper dan mencari lokasi apartemen kami. Ketika perjalanan menuju apartemen, kami membeli nasi di Family Mart untuk makan malam seharga 90 yen (isi 300gr). Supaya hemat, kami memang membawa persediaan makanan seperti dendeng sapi, sambal bu rudy, abon dan kering teri, jadi kami tinggal membeli nasinya saja ketika sampai di Jepang. Kalau nasinya mau disajikan hangat, kami tingal memanaskannya di microwave saja.

Oh iya, aku punya satu tips lagi untuk kalian, sebelum berangkat, jangan lupa mencetak maps lokasi apartemen kita berada (bagi yang tidak membawa wifi dari Indonesia) dan mencetak foto penampakan luar apartemennya, karena itu akan sangat membantu ketika kita mencari lokasi apartemen tersebut dan akan bertanya pada penduduk lokal. Kami tidak menyewa wifi dari Indonesia, karena host apartemen kami menyediakan fasilitas wifi gratis selama menginap di apartemennya.

 Hotel Keikyu Ex Inn Haneda
Loker di Stasiun Akihabara
 Penyebrangan Jalan menuju Ueno Park
 Ueno Zoo
Ueno Park
Ameyoko Shopping Street


0 Komentar